Cari Laptop Sehari-hari yang Bertenaga? ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) Solusinya!

Kamu lagi butuhin laptop buat keperluan sehari-hari tapi yang powerful? Mungkin ASUS Vivobook Pro 14 OLED bakal cocok buatmu.

Permintaan laptop daily driver bertenaga akhir-akhir ini makin tinggi. Karena penggunanya dari berbagai kalangan, kebutuhan pemakaian pun rasanya makin nggak tercukupi kalau cuma mengandalkan laptop entry-level biasa.

Apalagi sejak fenomena WFH atau belajar online dari rumah marak dilakukan, laptop punya tugas tambahan yakni harus bisa support kegiatan meeting atau belajar via online menggunakan aplikasi teleconference.

Nggak cuma itu, pengguna pun saat ini jadi semakin akrab dengan sistem penyimpanan berbasis cloud untuk menyimpan berkas kerja atau materi pelajaran secara online. Otomatis beban kerja laptop bakal bertambah kan?

Sayangnya kebanyakan laptop entry-level saat ini masih hanya mendukung pemakaian yang sifatnya basic. Jadi kalau dipakai melakukan aktivitas-aktivitas di atas, biasanya laptop kurang support.

Tapi bukan berarti laptop daily driver bertenaga sama sekali nggak ada ya. Ada satu laptop yang mungkin bisa kamu pertimbangkan, yakni ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400).

Laptop ini ditenagai prosesor AMD Ryzen Mobile H-Series yang super kuat lho. Nggak cuma itu, desainnya yang tipis juga lebih hemat ruang dan mudah dibawa kemana aja. Buat mengenal Vivobook Pro 14 OLED (M3400) lebih dalam, kamu bisa baca ulasan saya di bawah ini.

Layar Terbaik dengan Teknologi ASUS OLED

Jadi sesuai namanya, laptop ini menawarkan layar berkualitas dengan panel ASUS OLED resolusi 2,8K dengan refresh rate 90Hz dan 100% DCI-P3. Laptop ini juga menggunakan panel OLED untuk menghasilkan kualitas visual terbaik.

Ditambah dengan sertifikat PANTONE Validated Display, tingkat akurasi warnanya jelas nggak perlu diragukan lagi. Selain itu, laptop ini juga bisa menampilkan lebih banyak konten karena layarnya hadir dengan rasio 16:10.

asus vivobook pro 14 oled

Layar ASUS OLED dapat mempertahankan kualitas visualnya, termasuk tingkat akurasi dan reproduksi warna, meski layar disetel pada tingkat kecerahan yang rendah.

Nggak tanggung-tanggung, pada tingkat kecerahan hanya 11% pun layar ASUS OLED dapat menampilkan kualitas visual yang sama seperti pada tingkat kecerahan 100%.

Kamu nggak perlu khawatir laptop ini bakal merusak mata. Layar laptop ini sudah dibekali teknologi yang dapat mengurangi pancaran radiasi cahaya biru secara signifikan tanpa mengurangi kualitas visual.

asus vivobook pro 14 oled

Layar laptop ini juga sudah dibekali teknologi anti-flicker yang bisa membuat mata nggak mudah lelah, dan telah mengantongi sertifikasi TUV Rheinland untuk teknologi anti-flicker dan low blue light.

Performa ‘Yahud’ untuk Sehari-hari

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, laptop ini menekankan pada performa ‘gila’ yang bisa men-support berbagai pemakaian sehari-hari.

Dari segi performa, laptop ini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 5000 Series yang dipadukan dengan RAM DDR4 dengan kapasitas mencapai 16GB.

Buat maksimalkan performa ketika menjalankan Windows 11, kamu bisa beralih ke mode Performance yang bakal membuat prosesor berjalan dengan TDP di 45 watt.

Peningkatan ini bakal membuat laptop ini bekerja lebih gesit dan responsif. Sebagai pendukung performa penyimpanan, ASUS memakai penyimpanan berbasis M.2 NVMe PCIe 3.0 SSD berkapasitas 512GB.

Sebelum saya bahas lebih lanjut soal performa laptop ini, seperti ini spesifikasi Vivobook Pro 14 OLED (M3400):

Main Spec. Vivobook Pro 14 OLED (M3400) 
CPU AMD Ryzen™ 7 5800H Mobile Processor (8-core/16-thread, 20MB cache, up to 4.4 GHz max boost) 
Operating System Windows 11 Home 
Memory 16GB DDR4 
Storage 512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD 
Display 14-inch, 2.8K (2880 x 1800) 16:10, ASUS OLED, 90Hz 0.2ms, 600nits,  DCI-P3 100%, Pantone Validated, VESA HDR True Black 
Graphics AMD Radeon™ Graphics 
Input/Output 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, Micro SD card reader 
Connectivity Wi-Fi 6 (802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5 
Camera 720p HD camera with privacy shutter 
Audio Smart Amp Technology, Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified audio 
Battery 50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion 
Dimension  31.58 x 22.63 x 1.89 ~ 1.92 cm 
Weight 1.4 Kg 
Colors Solar Silver
Price Rp12.799.000  
Warranty 2 tahun garansi global dan 1 tahun ASUS VIP Perfect Warranty 

Nah dari sisi spesifikasi, bisa kamu lihat, laptop ini harganya relatif terjangkau lho. Padahal harganya di bawah Rp 13 juta, tapi kamu sudah bisa mendapat laptop dengan performa mumpuni.

Mmm.. Sebagai bukti, Ryzen 7 5800H yang terpasang di dalamnya adalah prosesor dengan 8 core yang bisa menjalankan 16 thread sekaligus dengan cache besar yakni 20MB. Prosesor ini punya kecepatan dasar 3.2GHz dan bisa ditingkatkan sampai 4.4GHz.

Bandingkan dengan Ryzen 7 5800U Series di TDP 15 watt yang kecepatan dasarnya cuma 1,9GH. Selain itu GPU AMD Radeon Graphics yang terintegrasi ke CPU juga menambah performa buat casual gaming.

Sebagai gambaran, jadi seperti ini beberapa hasil benchmark yang dapatkan dari Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dengan Ryzen 7 5800H dan RAM 16GB.

asus vivobook pro 14 oled

Kinerja single core atau multi-core AMD Ryzen 7 5800H yang dipakai laptop ini tampak sangat memuaskan. Performanya bahkan lebih tinggi dibanding AMD Ryzen 7 5800U dan kecepatan turbo maksimum 8 core-nya hanya dibatasi di 3,4GHz sementara Ryzen 7 5800H bisa mencapai 3,8GHz.

Meski kecepatan turbo single core-nya sama-sama bisa mencapai 4,4GHz, namun turbo di 8 core tentunya akan terasa signifikansinya saat pengguna bekerja dalam kondisi multitasking.

Terus pas dipakai menjalan aplikasi game, performa terintegrasi Radeon Graphics Ryzen 7 5800H juga cukup lumayan. Dalam uji coba di atas, GPU tersebut dipakai buat main game Shadow of the Tomb Raider yang lumayan berat. Di resolusi Full HD dengan setting rata kiri, GPU ini memang hanya sanggup menghasilkan frame-rate kurang playable yakni 28fps saja.

Tapi pas dipakai memakainkan game kasual seperti Street Fighter V misalnya, dengan resolusi Full-HD dan Picture Quality diset Medium, performa GPU ini sudah memadai. Terus gimana dengan performa storage-nya?

Saat diuji dengan aplikasi CrystalDiskMark 8, kecepatan baca storage yang terpasang pada ASUS Vivobook Pro 14 OLED mencapai lebih dari 3500MB/s, sementara kecepatan tulisnya hampir mencapai 3000MB/s. Artinya, sistem operasi, aplikasi, data yang tersimpan pada SSD laptop ini akan di-load dengan cepat.

Nah menariknya walaupun performanya nggak kaleng-kaleng, tapi laptop ini gampang dibawah kecmana-mana.

Dari pengujian yang dilakukan dengan PCMark 10 Modern Office, yang mensimulasikan bekerja dengan aplikasi office, multimedia dan web secara non stop, baterai Lithium-ion 3-cell berkapasitas 50WHrs miliki Vivobook Pro 14 OLED sanggup memasok daya hingga 8 jam lebih. Sudah memadai untuk bekerja seharian.

Kerja Lebih Produktif

Laptop ini juga bisa bikin aktivitas kerjamu makin produktif lho. Soalnya laptop ini dibekali touchpad dengan ukuran yang lebih luas dan keyboard ASUS ErgoSense. Keyboard ini hadir dengan jarak tombol, kedalaman tekan, dan juga stabilitas yang sudah dirancang khusus supaya pemakaiannya nyaman pas mengetik.

asus vivobook pro 14 oled

Selain keyboard dan touchpad, Vivobook Pro 14 OLED (M3400) juga dibekali sistem audio khusus dengan teknologi AI Noise Cancelling. Teknologi tersebut dapat meredam suara bising di sekitar pengguna sehingga Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dapat selalu diandalkan untuk melakukan conference call atau online meeting di berbagai kondisi.

Laptop ini juga hadir dengan HD webcam terintegrasi untuk menunjang aktivitas video conference biar makin nyaman.

asus vivobook pro 14 oled

Kalau kamu punya mobilitas tinggi, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) boleh banget kamu pertimbangkan. Soalnya laptop ini sangat ringkas dan ringan dengan bobot cuma 1,4kg dan tebal hanya 18,9mm.

Dengan begitu, kamu bisa mudah membawa laptop ini kemana saja. Ditambah dengan baterai berkapasitas besar, aktivitas kerja yang sering pindah-pindah tempat bakal nyaman dan lebih fleksibel karena tidak melulu terpancang sumber listrik untuk me-charge daya laptop.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: