Kabar Duka! Gitaris Legendaris Eddie Van Halen Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari dunia musik. Kali ini gitaris legendaris Eddie Van Halen dikabarkan meninggal dunia di usianya ke 65 tahun. Hal ini dikonfirmasi oleh anaknya, Wolfgang Van Halen di laman Twitter pribadinya.

Dalam unggahan tersebut diketahui Eddie Van Halen meninggal dunia pada hari Selasa, 6 Oktober 2020 karena penyakit kanker yang telah ia derita selama 10 tahun. Kabar ini jadi pukulan bagi semua musisi di seluruh dunia. Sebab Van Halen adalah band yang cukup berpengaruh dalam perkembangan musik rock dunia.

Eddie Van Halen lahir dari keluarga musisi. Ayahnya merupakan seorang pemain saksofon yang cukup terkenal di Belanda. Eddie dan saudaranya Alex kemudian belajar berbagai alat musik dengan bimbingan sang ayah. Mereka belajar gitar, drum, saksofon sampai piano.

Namun ada yang menarik dari progres pembelajaran musik yang dilalui Eddie. Awalnya Eddie merupakan seorang drumer dan saudaranya Alex adalah gitaris. Mereka berdua merasa nggak cocok dengan alat musik masing-masing dan memutuskan untuk berganti posisi.

Nggak disangka, Eddie sangat berbakat bermain gitar. Ia dan Alex kemudian membentu sebuah band bernama Mammoth. Awalnya Eddie bermain gitar sembari mengisi vokal. Karena cukup sulit akhirnya mereka mengajak David Lee Roth untuk bergabung. Setelah semua posisi terisi mereka mengganti nama band-nya menjadi Van Halen.

Nggak disangka karir Eddie memuncak bersama Van Halen. Band rock yang berjaya di tahun 80-an ini dikenal banyak orang lewat singlenya, Runnin’ with the Devil dan berhasil menjual sampai 75 juta kopi albumnya di seluruh dunia pada tahun 2007. Bahkan sampai sekarang lagu-lagu mereka masih sering diputar oleh penggemar lagu rock di seluruh dunia

Terlepas dari itu, nggak banyak orang yang tahu kalau Eddie Van Halen merupakan musisi keturunan Indonesia. Eddie adalah anak dari pasangan Belanda-Swedia dan Belanda-Indonesia. Darah Indonesia yang mengalir di tubuh Eddie berasal dari sang ibu yang diketahui berasal dari Rangkasbitung, Banten.

Akhir kata, rest in peace Eddie. Semoga tenang di alam sana dan terimakasih atas karya-karyamu.

%d blogger menyukai ini: