Mungkinkah Killmonger Berhak Atas Tahta Wakanda?

Dalam film Black Panther, di adegan drama perebutan tahta antara T’Challa dengan N’Jadaka atawa dikenal sebagai Erik Killmonger, muncul pertanyaan, apakah Killmonger layak menjadi raja Wakanda?

merunut asalnya, Killmonger merupakan putra dari pangeran N’Jobu, adik dari raja T’Chaka, ayah T’Challa. Meski terlahir di Amerika, secara garis darah, Killmonger berhak menantang T’Challa dalam pertarungan ritual merujuk pada hukum Wakanda.

Source : Screenrant.com

Sebagaimana seantero penonton ketahui, pertarungan ritual Wakanda hanya punya peraturan sederhana, kalo ngga nyerah, ya mati. Sebelumnya T’Challa harus meminum ramuan herbal dari bunga ungu berbentuk hati yang menon-aktifkan kekuatan Black Panther di dirinya. Jadi pertarungannya murni mengetes keahlian dan skill individu, siapa yang memiliki kemampuan terbaik.

Nah, diantara T’Challa dan Killmonger, siapa yang lebih baik? Jawabannya tidak di ujung langit, tapi jelas Killmonger. Selama pertarungan, Dia mendominasi jauh di atas T’Challa. Sampai akhirnya T’Challa diangkat dan dilemparkan dari jurang dan (disangka) mati. Inilah awalmula kebingungan.

Ya, fans masih bisa berargumen kalau underperforma-nya T’Challa karena hatinya tidak berada di pertarungan tersebut. T’Challa masih berharap bisa menyelesaikan semuanya dengan “cara lain.” Tapi Killmonger benar-benar fokus terhadap pertarungan dan menang dengan cara yang ‘bersih’, atau begitulah terlihat di film.

Source : Screenrant.com

 

Perkembangan selanjutnya, Killmonger ternyata memiliki ambisi jahat. Rencananya mengekspor senjata berbasis vibranium dan menciptakan kekaisaran Wakanda untuk menguasai seluruh dunia. Hal itu tentusaja ditentang beberapa loyalis kerajaan Wakanda. Mereka berusaha membangkitkan T’challa, dan berhasil, sehingga Black Panther kembali dengan kekuatan penuh, dilengkapi senjata hi tech, dan kembali menantang Killmonger berlandaskan fakta, pertarungan belum berakhir karena belum ada yang menyerah, atau benar-benar terbunuh.

Kalaupun kita berargumen lagi, pertarungan final mereka adalah pertarungan yang sebenarnya, T’Challa masih tetap diuntungkan – kalau tidak mau disebut semi curang. Begini penjelasannya, meski kelihatan seimbang – Killmonger sama-sama memiliki kekuatan Black panther dan vibranium suit – namun T’Challa dapat bantuan. Dia berkomunikasi dengan Shuri, adiknya untuk menghidupkan track monorail pengangkut vibranium dan menggunakan medan magnetiknya untuk mensiasati kostum vibranium. keuntungan lain adalah T’Challa lebih menguasai persenjataan dan tehnologi Black Panther dibandingkan Killmonger.

Source : Screenrant.com

Hasilnya? Tentusaja T’Challa menang dan menancapkan senjata di dada Killmonger. Tapi karena lebih diuntungkan,  sepertinya pertarungan tidak lagi menjadi fair.

Mengesampingkan Killmonger sebagai villain, dia menyelesaikan pertarungan dalam ritual Wakanda secara fair. Kesalahannya hanya tidak berhasil membunuh T’Challa, sehingga pertarungannya belum benar-benar berakhir. Lepas dari itu, kemampuan T’Challa masih di bawah Killmonger dalam pertarungan satu lawan satu secara adil.

Intinya adalah, lepas dari masalah siapa superhero dan siapa villainnya, berdasarkan hukum pertarungan satu lawan satu di ritual Wakanda, Killmonger berhak mendapatkan tahtanya.

More Stories
Ada Kendrick Lamar di Soundtrack Black Panther!
%d bloggers like this: