Review “Nightmare Alley” (2022): Drama Psikologis Dengan Banyak Twist

It's only temporary job....

nightmare alley

Saat ini film noir mungkin sudah jarang kita temui. Karena itu, cukup menarik melihat film neo-noir tahun 2022 besutan Guillermo del Toro yang berjudul “Nightmare Alley” ini. Apalagi, selain diarahkan oleh sutradara terkenal, film ini penuh bintang. Seperti Bradley Cooper, Cate Blanchett, Rooney Mara, Toni Collette, Willem Defoe, dan Ron Perlman. Mantap kan?

Sebagai gambaran awal, yang disebut dengan film neo-noir merupakan kebangkitan genre noir yang populer di tahun 1945-1960. Film ini biasanya mengetengahkan sisi gelap manusia. Oleh karena itu, film bergenre ini seringkali memiliki nuansa sinematografi yang gelap juga (suka bermain dengan cahaya dan bayangan). Selain itu, kebanyakan film jenis ini juga kerap bercerita soal kriminalitas dengan puntiran plot yang dramatis.

Cerita Film “Nightmare Alley” Bernuansa Gelap

Guillermo del Toro menulis naskah film ini berdasarkan buku berjudul sama yang terbit tahun 1946. Film “Nightmare Alley” tahun 2022 ini merupakan adaptasi kedua, setelah film berjudul sama di tahun 1947.

“Nightmare Alley” bercerita tentang seorang pekerja karnaval bernama Stanton “Stan” Carlisle (Bradley Cooper) yang ambisius dan ingin terkenal dengan aksinya. Ambisinya itu membawa Stan melakukan aksi mentalis yang berbahaya walau sudah banyak yang memperingatkannya.

foto: 20th Century Studios

Sebagai film neo-noir psikologis, cerita film ini memang menghadirkan berbagai sisi gelap manusia. Sesuai keahliannya, Gullermo del Toro menyajikannya dengan menarik dari berbagai sudut dengan karakter dan plot saling terkait.

Misalnya tokoh Clem (Willem Defoe) yang mengekploitasi alkoholik dan menjadikan mereka bahan tontonan melalui tipuan. Lalu ada pula masa lalu Stan yang misterius dan aksi mentalis yang bisa memanipulasi pikiran orang lain.

Ritme Cukup Lambat, Detil Menarik

Film “Nightmare Alley” memiliki durasi yang cukup panjang, yaitu hampir 2,5 jam. Ritme jalan ceritanya juga cukup lambat. Jadi, kalau kamu bukan penggemar film drama, bisa jadi kamu tidak betah.

Walau begitu, seperti sudah disebut di atas, film ini memiliki berbagai plot yang menarik dan saling berhubungan. Sehingga memperhatikan beberapa detil cerita bisa mengasikkan.

Sebagai contoh, perhatikan ketika Clem menjelaskan soal aksinya pada Stan. Lalu perhatikan juga bagaimana Lilith Ritter (Cate Blanchett), sang psikolog, melakukan prakteknya.

Bahkan, ketika kamu sudah bisa menduga akhir cerita film ini, mungkin hal itu tidak jadi masalah. Susunan plot racikan Guillermo del Toro bisa membuatmu tersenyum ketika semua puzzle menjadi utuh.

Drama Kriminal Menarik

Jadi, ya… film ini memang sebuah drama yang menarik. Sebagai sebuah film neo-noir di tahun 2022, “Nightmare Alley” berhasil memberikan tontonan khas, dengan karakter tokoh dan plot menarik.

Karena ritme yang relatif lambat, secara umum film ini mungkin terasa kurang mengigit. Toh dengan cerita, karakter tokoh, dan plot yang kuat, kualitasnya di atas rata-rata.


nightmare alley
Nightmare Alley
Cocok untuk yang suka drama kriminal psikologis
Walau ritme berjalan cukup lambat, film "Nightmare Alley" menghadirkan plot cerita yang menarik disertai akting kuat para aktornya.
7.5
Oke
More Stories
ben affleck sebagai batman
Ben Affleck Membeberkan Alasan Keluar Dari DC Extended Universe
%d blogger menyukai ini: