Ungkap Fakta Minion, Dari Bentuk Hingga Bahasa

fakta minion

Kudet atau Kurang Update, itulah perumpamaan yang layak jika kamu tidak tahu minion. Maaf saja ya, karena saking populernya makhluk ini sampai-sampai banyak banget orang yang membuatkannya sebagai gambar, mainan bahkan souvenir.

Mereka sangat terkenal dengan lucunya, mulai dari bentuknya, cara bicara dan juga tingkahnya yang sering kali bikin orang gemes.

Pertama kali mereka diperkenalkan di tahun 2010 melalui film perdananya “Despicable Me 1” (2010), dilanjutkan “Despicable Me 2” (2013). Dua tahun kemudian tayang sekuel yang berjudul “Minions” (2015), dilanjutkan dengan “Despicable Me 3” (2017). Dan pada tahun ini tepatnya tanggal 28 Juni telah tayang juga prekuel dengan judul “Minions: The Rise of Gru” (2022).

Aksi mereka di kelima film tersebut berhasil mencuri perhatian para penonton hingga pada akhirnya banyak yang mulai menggali tentang fakta-fakta Minion.

Di antara point-point investigasi para fans tentang fakta minion adalah sebagai berikut:

Seberapa Besar Minion

Bentuk minion adalah point pertama yang paling menarik perhatian para penggemar. Selain warna kuning pisang yang khas, makhuk ini juga memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil.

Tinggi badan mereka ada yang sekitar sepertiga dan ada juga sekitar separuh tinggi manusia normal. Kurang lebihnya 3 Kaki  7 inci atau 1,1 meter.

Berapa Jumlah Minion

Belum ada yang tahu pasti berapa jumlah keseluruhan dari para minion. Bahkan dalam film-filmnya hanya ada beberapa karakter saja yang diperkenalkan.

Menariknya diantara sekian banyak minion, hanya ada satu pengisi suara, dialah Pierre Coffin. Menurut pengakuannya, ada sekitar 100 an di film pertama dan kedua, namun secara resmi dia tuliskan untuk mengisi 899 suara.

Tapi benarkah itu jumlah pastinya? Pierre Coffin pun masih ragu, karena jika melihat poster minion yang telah dipublish dengan Gru, jumlahnya bahkan mencapai ribuan. Yah, tapi ada yang menyebutkan jumlah Minion adalah 10.400.

Tidak Ada Minion Perempuan

Nampaknya jenis kelamin atau gender mendapat perhatian para fans juga. Dalam wawancara dengan The Wrap, Pierre Coffin selaku pengisi suara dan juga sutradara tidak memberikan jawaban yang cukup memuaskan.

Ia hanya tidak mampu membayangkan ada sosok wanita dalam perkumpulan makhluk bertingkah konyol ini. Dan ia merasa sangat aneh jika harus menghadirkan sosok wanita di tengah-tengah kekonyolan minion.

Kenapa Minion Pakai Kacamata

Fakta lain minion yang menjadi misteri yakni kacamata. Memang benar tidak ada satupun di antara mereka yang tidak memakai kacamata. Apa mereka rabun ? Mungkin saja.

Karena, ketika sesosok Minion jahat warna ungu kehilangan kacamatanya, ia jadi tidak bisa melihat dengan jelas. Jadi mungkin memang rabun.

Yang jelas menurut salah seorang analis, kacamata ini merupakan atribut yang cukup penting agar mereka tetap terlihat tidak manusiawi. Mata adalah simbol dari emosi manusia, dan dengan menutupnya para minion bisa terhindar dari segala ekspresi segala empati atau emosi yang menghilangkan identik kelucuannya.

Bahasa Minion Disebut Minionese

Minionese adalah bahasa yang digunakan oleh para minion, kerapkali disebut Banana Language karena seringkali menyebut “Banana” ketika sedang bicara.

Ketertarikannya pada makanan menjadikan bahasa minion ini banyak mengadopsi nama makanan, di antaranya adalah Banana, Bapple, Gelato, Tikka Masala.

Meski demikian, minionese ini disebut juga poliglot atau multi bahasa. Kadang mereka menyebutkan kata dari bahasa Inggris, Italia, Spanyol dan beberapa kata dari Asia.

Bahasa Indonesia Salah Satu Sumber Minionese

Nah, hal yang membuat warga Indonesia bangga adalah ternyata minionese juga mengadopsi bahasa Indonesia. Terbukti dalam beberapa adegan sangat jelas para minion berbicara bahasa Indonesia, diantaranya “terima kasih”, “ukulele”, dan “kemari”.

Ternyata usut punya usut, sutradara film Minions, Pierre Coffin, adalah putra dari dari seorang Novelis terkenal Indonesia, NH Dini.

Yuk, lanjut baca
Kenali 10 Jenis Kekuatan Superhero Biar Nggak Salah Kaprah
%d blogger menyukai ini: