Apakah Naruto Akan Benar-benar Mati di Komik Boruto Chapter 52?

Kabar buruk soal Naruto yang akan mati menyebar di seluruh lini masa sosial media. Banyak para penggemar yang membuat meme, mengucapkan duka sampai berdebat soal kemungkinan hidup-mati sang pahlawan masa kecil. Buat kamu yang nggak mengikuti, dalam serial Boruto chapter 51 Naruto kini sedang berada di masa sulit sampai-sampai disebut akan mati (yang mungkin terjadi di chapter 52).

Pertanyannya, apakah benar karakter se-overpowered Naruto akan mati begitu saja? Atau jangan-jangan ia akan tetap bertahan dan melanjutkan petualangannya dalam manga Boruto? Pertanyaan tersebut jadi sebuah pertentangan umum di antara para penggemar hari ini.

Satu sisi para fans rela jika Naruto mati dengan harapan Boruto dapat bersinar, di sisi lain banyak penggemar yang akan berhenti mengikuti kelanjutan Boruto jika sang hokage mati begitu saja.

Chapter 51 Yang Menghebohkan

Kematian Naruto yang sedang heboh diperbincangkan di media sosial berawal dari kelanjutan kisah Boruto di chapter 51 . Chapter menghebohkan tersebut berjudul ‘Sacrifice’ alias ‘Pengorbanan’. Sama seperti judulnya, chapter tersebut mengisahkan rencana pengorbanan Naruto untuk keluar dari situasi sulit yang sedang dihadapi para karater utama.

Diceritakan Sasuke telah dikalahkan oleh Ishiki dengan mudah. Bahkan orang nomor dua di manga Naruto tersebut mendapat perlakuan cukup kejam dari lawannya. Ishiki menginjak leher Sasuke dan menyegelnya dengan kubus hitam misterius yang ia ciptakan.

Kemudian Ishiki berhadapan dengan Boruto. Pertarungan tak seimbang tersebut nggak menguntungkan Boruto. Meski begitu Boruto memiliki kartu AS yakni pengetahuan bahwa ia nggak akan mungkin dibunuh oleh sang musuh.

Mengetahui hal tersebut Ishiki geram dan marah. Ishiki mematahkan lengan Boruto meski nggak membunuhnya. Ishiki membutuhkan Boruto untuk mendapatkan buah chakra. Di lain tempat Naruto sedang mencari Sasuke dan Boruto. Ia mendapat kendala menemukan mereka karena kubus yang menyegel Sasuke.

Di tengah kebingungan tersebut Naruto mendapat solusi dari Kurama. Dalam perbincangan, Kurama menawarkan mode bijuu terakhir yang akan memberi Naruto kekuatan dahsyat namun dengan risiko kematian. Tanpa pikir panjang, Naruto menyetujui hal tersebut demi menyelamatkan konoha dan dunia shinobi.

Karena telah menyetujui hal tersebut, Naruto muncul dengan perwujudan bijuu terakhir yang belum pernah dilihat sebelumnya. Bukannya membuat penggemar senang, perwujudan baru tersebut dianggap sebagai akhir riwayat sang hokage.

Akankah Naruto Mati di Chapter 52?

Setelah chapter 51 dirilis, banyak teori-teori soal kematian Naruto yang bertebaran. Kami juga memiliki dua teori soal kemungkinan hidup dan mati seorang Naruto.

Teori pertama adalah soal kemungkinan hidup. Naruto mungkin saja selamat karena perkataan Kurama soal syarat kematian hanyalah kebohongan dan mungkin saja Kurama sendiri yang dipertaruhkan. Loh kok bisa? Selama cerita komik Naruto, Kurama adalah sosok yang “merenggut” kehidupan Naruto. Karena Kurama, Naruto mendapat banyak masalah semenjak kecil. Dari mulai kehilangan orang tua sampai diasingkan. Di sisi lain, Naruto lah yang memulihkan Kurama dari sosok makhluk yang dianggap jahat.

Bisa saja sekarang adalah giliran Kurama yang berkorban dan menghilang. Jadi yang akan mati dan berkorban bukan Naruto, melainkan Kurama. Dengan Naruto yang hidup tanpa Kurama, jelas ia akan jadi lebih lemah, dan memberikan jalan bagi Boruto untuk berkembang lebih jauh. Lagipula, Naruto berkembang sebagai ninja yang bertarung secara kreatif.

Kedua adalah teori kemungkinan Naruto memang akan mati. Bukan rahasia lagi kalau di komik Naruto beberapa tokoh kesayangan bisa mati. Misalnya Hokage ketiga dan Jiraiya. Kematian Naruto juga akan membuka jalan bagi Boruto sebagai tokoh utama di manga ini.

Lagipula, dalam wawancara dengan Jump di tahun 2017, Masahi Kishimoto pernah mengatakan kalau ia lebih suka kalau komik Boruto punya kebebasan tersendiri. Karena ini Naruto, tidak masalah kalau karakter yang sudah lama hadir ini mati (di Boruto).

I think it’s okay if it [Boruto] isn’t really bound to Naruto. The time period is different and because various original elements are mixed in with the setting… I think I’d like it done with freedom. Because it’s Naruto, I think it’s also okay if this character that’s always been around died [in Boruto].

Tapi Kishimoto juga menambahkan sambil tertawa bahwa akan jadi masalah kalau karakter itu mati karena peluru (serangan) nyasar atau karena ledakan. Hal ini tentu cocok dengan perkembangan cerita Boruto sekarang.

Fans Kecewa

Apa pun itu, perkembangan cerita komik Boruto ini membuat banyak fans kecewa. Kalau kamu melihat di berbagai forum atau situs komik online, tidak sedikit yang “mengancam” akan berhenti baca Boruto kalau Naruto benar-benar mati. Karena tidak sedikit pula yang menganggap kehadiran Naruto lah yang membuat komik Boruto ini menarik.

Nah, bagaimana? Apa kamu setuju kalau Naruto benar-benar mati? Mungkin kamu punya teori lain soal arc ini? Jawabannya akan hadir di chapter 52 komik Boruto pada tanggal 20 November 2020.

banner cybersport

Latest Reviews

More Stories
Tanggal Rilis Wonder Woman 2 Diumumkan!
%d blogger menyukai ini: