Richard Donner Sutradara Film Superman Pertama Meninggal Dunia

Kabar duka kembali datang dari industri Hollywood. Dikabarkan, sutradara film Superman pertama, Richard Donner telah meninggal dunia. Sang sutradara kelahiran Bronx, New York, Amerika Serikat ini meninggal pada tanggal 5 Juli 2021 kemarin.

Menurut sumber, kabar Richard Donner yang meninggal dunia diketahui dan dikonfirmasi langsung oleh istrinya, Lauren Shuler. Sutradara kelahiran tahun 1930 tahun ini meninggal pada usia senja, 91 tahun. Kendati begitu, sang istri masih merahasiakan penyebab kematian dari Richard Donner sendiri.

Berpulangnya Richard Donner tentu menjadi kesedihan sendiri bagi para penggemar film, terutama bagi mereka para penggemar film superhero. Richard adalah orang yang membawa Superman ke medium layar lebar untuk pertama kalinya pada tahun 1973.

Richard sendiri memang telah lama berkarir sebagai sutradara di Hollywood. Karya pertama yang ia kerjakan adalah film berjudul X-15 pada tahun 1961. Setelah itu, namanya perlahan mulai dikenal oleh rumah-rumah produksi. Karirnya semakin melambung tinggi setelah ia menggarap film horor pemenang Awards berjudul The Omen yang dirilis tahun 1971. Tepat setelahnya, ia langsung dipercaya untuk menyutradarai film Superman yang dibintangi oleh Christopher Reeve.

Berniat Jadi Aktor, Berakir Jadi Expert Film Superhero

Pengaruh Richard terhadap film-film superhero sangatlah besar. Dapat dikatakan, ia adalah seorang expert soal mengeksekusi film-film bertema superhero. Hal ini tentu menjadi unik mengingat awalnya ia berniat menjadi aktor, bukan menjadi seorang sutradara film.

Awalnya ia menekuni dunia peran sebelum akhirnya ia ditawari pekerjaan untuk menulis naskah serial Men of Annapolis. Setelah cukup menulis naskah, ia kemudian belajar mengarahkan film dan aktor lewat beberapa serial televisi. Salah satu yang paling terkenal adalah Wanted Dead or Alive.

Tepat setelah dipercaya menggarap film Superman pertama, Richard sempat diproyeksikan untuk menggarap film Superman II dan Superman III di tahun 1980 dan 1983. Sayang kesempatan itu harus lapur setelah ia berselisih dengan produser filmnya. Padahal, Richard telah menyelesaikan 75% film tersebut. Ya bisa dibilang, konflik Richard ini mirip dengan Zack Snyder vs Warner Bros terkait DCEU.

Namun, kualitas Richard sebagai expert dari superhero bukan isapan jempol belaka. Pada akhirnya, ia memang dikenal berkarir sebagai orang di balik layar film-film superhero yang cukup sukses. Diketahui, Richard adalah produser eksekutif film Marvel yang fenomenal yakni X-Men dan X-Men Origins: Wolverine.

Akhir kata, semoga saja Richard beristirahat dengan tenang. Terimakasih atas karya-karya film superhero yang berhasik menghibur banyak orang di seluruh dunia. Rest in peace, Richard.

%d blogger menyukai ini: