WandaVision Episode 7: Teori Yang Terbukti dan Detil Yang Jadi Misteri

Episode 7 serial WandaVision akhirnya menguak beberapa misteri dan teori yang sebelumnya berkembang. Yang tidak kalah menarik, kali ini ada adegan di tengah credit title di bagian akhir (mid-credit scene).

Pada episode 5 dan 6, kita sudah mengetahui kalau Wanda-lah yang membuat fenomena kota Westview akibat guncangan setelah kematian Vision. Kita juga disuguhi beberapa petunjuk mengenai superhero baru di MCU.

Di episode 7 WandaVision ini, ada beberapa teori yang terbukti. Walau begitu, masih ada beberapa pertanyaan lain yang tersisa. Yuk, kita bahas.

Breaking the 4th Wall

Saat ini kita sudah berada di era yang sudah lebih modern. Lihat saja TV di ruang tamu yang sudah layar datar. Gayanya pun memiliki nuansa komedi situasi ala Modern Family, The Office, dan Parks and Rec.

Di antara cerita yang berjalan, terdapat berbagai adegan saat tokoh-tokoh WandaVision seolah berbicara pada kita, seperti judul episode ini: Breaking The Fourth Wall. Mungkin tepatnya seperti wawancara behind the scene dari produksi film.

The fourth wall” merupakan istilah yang mewakili batas antara cerita dari dunia nyata. Gaya bercerita episode ini mencerminkan judul itu (yah, seperti Deadpool ngobrol dengan kita dan sadar kalau ia tokoh film).

Di sisi lain, judul Breaking The Fourth Wall juga mencerminkan “terbukanya serial WandaVision” (fenomena Westview). Lihat saja ketika orang di balik kamera bertanya pada Wanda, “Do you think maybe this is what you deserve?” Wanda kaget dan berujar, “What? You’re not supposed to talk.”

Memang, akhir episode ini juga menunjukkan siapa dalang di balik berbagai kejadian yang terjadi di Westview.

Tujuan Hayward & Vision

Ternyata tujuan Direktur Hayward adalah mengaktifkan Vision kembali (namun tidak berhasil selama ini) dan memanfaatkannya sebagai senjata (dari proyek dengan nama kode ‘Cataract’). Tubuh Vision yang dicuri dan “dihidupkan kembali” oleh Wanda ternyata mengaktifkan sesuatu.

Itu kenapa di episode 6 ketahuan kalau ia melacak tubuh Vision, bukan Wanda (yang oleh lainnya diduga penyebab fenomena WestView).

Menariknya, walau dihidupkan oleh Wanda, Vision tetap memiliki kesadaran tersendiri walau tidak ingat apa yang terjadi sebelumnya. Yah, sampai dijelaskan oleh Darcy. Vision juga terlihat bisa tetap memakai kekuatannya. Hm, belum tahu apa sebenarnya yang terjadi di sini.

Tapi kalau melihat getolnya Hayward mengejar Vision, kelihatannya ada kemungkinan Vision hidup kembali.

Bangkitnya Kekuatan Monica

Di episode 7 ini kita juga melihat bagaimana teori Darcy di episode 6 terbukti. “Hex” mempengaruhi sel tubuh Monica ketika ia berusaha menembus tembok energi itu (btw, temannya itu ternyata “sekedar” rekan di SWORD). Hasilnya, ia nampak punya kekuatan sendiri (matanya bersinar biru) dan bahkan bisa bertahan dari serangan Wanda.

Merujuk komik, Monica Rambeau nantinya menjadi superhero dengan nama Spectrum. Selain merujuk pada kekuatan yang nanti dimiliki Monica, ucapan sang ibu “learn to glow like your Aunt Carol” ketika Monica melalui terowongan energi kelihatannya mereferensikan kisah di komik yaitu Monica sempat menjadi Captain Marvel.

Agatha All Along

Kejutan! (atau tidak juga) Di akhir episode 7 WandaVision, terkuak kalau Agnes si tetangga cerewet adalah Agatha Harkness, penyihir lain. Ia-lah yang berada di balik kejadian aneh Westview, termasuk mengirim Pietro, membunuh Sparky si anjing, dan berkomentar dalam wawancara Wanda.

Yang tidak kalah menarik, di ruang bawah tanah rumah Agnes, yang mirip dengan dungeon atau kuil kuno, terdapat buku yang mirip dengan Buku Cagliostro dari film Doctor Strange. Yah, karena sama-sama penyihir bukan tidak mungkin itu buku sakti lainnya.

Hal menarik lain, Agatha berkata pada Wanda, “You didn’t think you were the only magical girl in town, did you?” Nampaknya ini menjadi indikasi kalau Wanda Maximoff akan mulai diplot sebagai penyihir yang nantinya bergelar Scarlet Witch.

Walau di akhir episode ini Agatha terlihat sebagai villain (Wanda jatuh dalam pengaruhnya yang ditunjukkan dengan pendar ungu), namun hal itu belum benar-benar jelas. Karena di komik ia sering berada di wilayah abu-abu.

Pietro dan Mid-credit Scene

Sejak episode 7 ini dimulai, Pietro (versi X-men) dicap sebagai palsu, walau ia tidak menunjukkan batang hidungnya sepanjang cerita. Yah, mungkin memang palsu mengingat Agatha-lah yang membawanya.

Pada mid-credit scene di akhir episode 7 WandaVision, Pietro muncul memergoki Monica yang mau masuk ke ruang bawah tanah. Pietro nampaknya menjadi kaki tangan Agatha jika melihat mata Monica yang kemudian berpendar ungu (mirip seperti Wanda).

Saatnya Kembali ke MCU?

Seperti yang sudah disebut di atas, Breaking The Fourth Wall menjadi tema episode kali ini. Kalau kamu perhatikan dari sisi visual, “serial WandaVision” (fenomena Wesview) selalu tampil sesuai format tayangan di masanya, misalnya rasio 4:3 dengan kotak hitam di sisi kanan kiri layar atau tampil full screen. Sementara “dunia nyata” (MCU, tempat basis SWORD) selalu memiliki format widescreen atau anamorphic dengan kotak hitam di atas dan di bawah.

Di akhir episode, ketika Wanda masuk ke ruang bawah tanah, format visual berubah dari full screen ke anamorphic. Begitu juga adegan Monica dipergoki Pietro. Lalu seperti juga disebut di atas, episode ini memiliki mid-credit scene, seperti film MCU pada umumnya. Jadi kelihatannya serial WandaVision mulai bergerak kembali ke realita MCU setelah episode 7 ini. Ya, kita lihat saja episode berikutnya nanti.

More Stories
Trailer Pertama Venom yang bikin penasaran
%d bloggers like this: