“Prey” Berpotensi Jadi Film Predator Terbaik Setelah Versi Orisinal

Prey 2022

Pada tanggal 5 Agustus 2022, “Prey” akan meluncur di Disney+ dan menjadi film bertema Predator terbaru. Setelah ada begitu banyak film Predator, mungkin yang satu ini bisa jadi salah satu yang terbaik.

Mungkin kita sudah cukup muak dengan berbagai film dari waralaba ini. Apalagi kemudian muncul crossover dengan Xenomorph (Alien). Yah, jujur saja, walau ada yang seru, tidak semuanya bagus.

Tapi film “Prey” ini nampaknya berenana memberikan sesuatu yang berbeda.

Tradisional vs Teknologi

Berlatar di wilayan suku Comanche pada tahun 1719, “Prey” mengisahkan bagaimana Naru, seorang pemburu suku itu bertemu dengan sang alien. Ia pun menyadari bagaimana sosok yang tadinya ia lacak ternyata memiliki perlengkapan tempur super canggih.

Seperti kamu lihat, dari latar waktu dan tempat pun kita sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Ini akan menjadi pertarungan antara persenjataan dan taktik tradisional melawan teknologi.

Premis seperti ini jelas bukan yang pertama hadir. Dari sisi era ini, yang paling dekat mungkin adalah film “Cowboy vs Alien” di tahun 2011 dengan bintang Daniel Craig.

bidikan khas predator di film prey

Tapi film “Prey” jelas lebih menjanjikan dari sisi plot cerita. Bagaimanapun suku Comanche merupakan kaum pemburu. Sedangkan Predator pun terkenal sebagai alien pemburu dan petarung. Jadi akan sangat menarik melihat jalan ceritanya.

Penghormatan Pada Film Orisinal “Predator”

Dengan membawa kembali pertarungan di hutan antar teknologi yang berbeda, film “Prey” juga memberikan penghormatan pada film Predator aslinya.

Tim produksi “Prey” pun mengakui hal tersebut. Kamu bisa melihatnya melalui video “Prey: Legacy Featurette” yang mereka rilis.

Seperti kita ketahui, di film “Predator” tahun 1987, sekelompok tentara pimpinan ‘Dutch’ (Arnold Schwarzenegger) harus bertahan hidup dari serangan Predator di tengah hutan. Kalah dari sisi persenjataan, mereka pun beralih ke strategi yang lebih tradisional.

Predator Versi Kuno

Yang tidak kalah menarik, bukan saja teknologi manusia yang masih terhitung kuno di sini. Tapi si Predator sendiri pun masih belum secanggih di film-film yang sudah beredar.

Baik di trailer maupun di featurette kamu bisa melihat kalau armor yang dipakai sang alien masih berbentuk seperti tulang. Belum armor yang mengkilat. Walau yah, mereka sudah punya senjata laser dengan bidikan titik tiga yang khas.


Jadi ya… Memang “Prey” kelihatannya akan menjadi film Predator yang menarik. Semoga saja Patrick Wilson menulis naskahnya dengan baik dan Dan Trachtenberg berhasil mengolah adegannya juga dengan baik. Sehingga hype yang ada tidak patah begitu saja.

Film “Prey” resminya akan beredar melalui layanan streaming Hulu. Namun di Indonesia film ini akan tayang melalui Disney+ pada tanggal 5 Agustus 2022.

Baca juga review film “Prey” dari kami.

Yuk, lanjut baca
Rekomendasi 10 Tontonan Netflix Original Yang Tayang Bulan Maret 2021
%d blogger menyukai ini: