Konflik Penting di “The Falcon And The Winter Soldier” Episode 2

The Falcon and The Winter Soldier episode 2 sudah tayang. Nggak disangka-sangka di episode kedua ini tensi serial semakin naik dan menarik. Setelah kita melihat perjuangan Bucky keluar dari trauma, masalah keuangan Sam Wilson sampai identitas baru Captain America, kini kita masuk pada konflik besar yang mulai dibangun.

Yup, The Falcon and The Winter Soldier episode 2 sudah mulai memunculkan beberapa konflik utama yang akan terus muncul dalam serial ini kedepannya. Ada beberapa catatan penting yang telah Popculture.id rangkum. Nah daripada berlama-lama lagi, berikut adalah rangkuman konflik episode 2 yang kemungkinan besar akan jadi fokus utama dalam serial The Falcon and The Winter Soldier.

Sam Wilson dan Bucky Love-Hate Relationship

Pertama adalah love-hate relationship antara Sam Wilson dan Bucky. Setelah lama nggak dipertemukan, akhirnya Sam Wilson dan Bucky akhirnya bertemu setelah pengumuman captain America baru. Yup, keduanya jatuh pada hubungan benci tapi cinta yang amat kuat. Ini tentu jadi hiburan dan konflik tersendiri yang akan terus dipertahankan oleh serial ini.

Konflik love-hate relationship ini bisa kita lihat dalam beberapa adegan di episode kedua ini. Seperti adegan komedik di awal saat Bucky protes pada Sam yang mengembalikan perisai Steve Rogers. Lalu ada juga adegan Sam memanggil Winter Soldier dengan sebutan ‘Bucky’ dan ‘The White Panther’ yang langsung ditepis dengan sengit. Ada juga kekecewaan Sam pada Bucky terkait dirahasiakannya identitas Isiah Bradley. Terlepas dari semua itu, di akhir episode kita bisa menyaksikan dua pemeran utama serial ini tetap saling bekerja sama dan merencanakan hal baru demi menyelamatkan dunia.

Konflik Identitas

Selain konflik di antara dua tokoh utama kita, konflik identitas dalam serial The Falcon and The Winter Soldier semakin menguat setelah diperkenalkannya tokoh baru John Walker alias Captain America dan Lemar Hoskins alias Battlestar. Buat kamu yang belum tahu, di versi komik Bettlestar adalah sidekick U.S Agent yang punya nama alias Bucky mirip Winter Soldier.

BACA JUGA  Pentas Musikal Tema MCU Digelar Marvel Studios Sebagai Pembuka 2021

Konflik identitas ini semakin menguat setelah kedua tim superhero ini saling membeci satu sama lain dalam diam. Hal ini diperlihatkan saat Hoskins memperkenalkan dirinya sebagai Battlestar pada Bucky. Ia sontak keluar dari mobil. Ini menyiratkan kalau Winter Soldier masih menginginkan identitas sidekick Captain America. Bucky merasa konyol mendengar nama Battlestar yang digunakan Hoskins.

Konflik Politik dan Sosial

Flag-Smasher menjadi villain yang sangat penting dalam serial ini. Bukan hanya berbahaya secara kekuatan, mereka memiliki keinginan kuat secara politik untuk menggulingkan tatanan yang ada hari ini. Kelompok Flag-Smasher sendiri memiliki semboyan anarkis ‘one border, one people’ dimana hal ini begitu ditentang oleh pihak Amerika Serikat.

Nggak hanya memiliki basis politik yang kuat, kelompok Flag-Smasher juga mendapat simpati dari kelompok sipil dan disebut sebagai Robin Hood di berbagai negara di dunia. Hal ini dikarenakan kelompok Flag-Smasher mengangkat isu sosial yang fundamenta. Flag-Smasher menilai kalau hari ini pemerintah hanya mementingkan orang yang kembali dari blip dan menelantarkan mereka yang tidak menghilang. Kemungkinan besar, konflik sosial-ekonomi inilah yang akan penting membangun cerita The Falcon and The Winter Soldier.

Rasisme

Terakhir adalah konflik rasisme. Konflik ini sudah diperliahatkan di episode pertama secara implisit. Sam merasa inferior karena ia adalah orang kulit hitam yang nggak mungkin menyandang nama dan meneruskan nama Captain America.

Konflik rasisme semakin diperlihatkan dalam adegan Isiah Bradley. Isiah yang merupakan seorang veteran seperti Steve Rogers diperlakukan berbeda. Padahal Isiah juga mendapatkan serum yang sama seperti Steve Rogers. Hanya karena ia berkulit hitam dan bertugas di perang Korea ia nggak mendapatkan penghidupan yang layak. Ia justru dipenjara selama 30 tahun sebelum akhirnya merasakan kemarahan yang dahsyat. Semua hal yang terjadi pada Isiah nggak lain dan nggak bukan karena permasalahan warna kulit.

Nah itu dia beberapa konflik utama yang kemungkinan besar akan jadi fokus serial The Falcon and The Winter Soldier. Gimana menurut kalian Popins? Keren nggak episode kedua Sam dan Bucky?

%d blogger menyukai ini: