5 Kisah Cinta Anime Romantis Ini Adakah yang Relate Sama Kamu?

Kisah cinta anime romantis memang nggak pernah membosankan untuk dibahas. Apalagi kalau kisahnya seperti beberapa pasangan karakter berikut ini.

Kisah cinta memang selalu populer di antara semua genre, tapi penggemar anime tampaknya punya tempat khusus di hati mereka untuk hal-hal berbau romansa.

Di antara banyaknya kategori anime, banyak penggemar suka melihat percikan api antara persahabatan yang sangat dekat, ketertarikan yang berlawanan, sampai karakter yang rela berjuang untuk orang yang mereka cintai. Semuanya dibungkus dalam kisah romansa antar karakter anime yang tak hanya menginspirasi, namun juga mengena di hati.

Kali ini saya telah merangkum beberapa kisah cinta anime romantis. Coba baca dulu, siapa tahu ada yang relate sama hubunganmu dengan doi. Hehehe.s

Zen dan Shirayuki “Snow White with The Red Hair”

Kisah cinta Zen dan Shirayuki sangat unik. Shirayuki adalah karakter utama yang awalnya lebih memilih untuk mencintai dirinya sendiri. Didorong oleh mimpi, ia memutuskan untuk tidak mencari pangeran atau kerajaan yang bisa diandalkan seperti yang dilakukan oleh pendahulunya. Ia memilih menjadi dokter dan justru berhasil menemukan seorang teman hidup dengan jalan hidupnya sendiri, Zen.

Zen juga punya jalan hidup yang mirip seperti Shirayuki. Zen tidak mau meneruskan tradisi keluarganya. Ia memilih jalan hidupnya sendiri dan berhasil menjadi ahli herbal istana tanpa pemberian atau ikatan dengan keluarga kerajaan.

Semangat Shirayuki untuk menyembuhkan orang lewat pengobatan dan persahabatan, lalu cara Shirayuki dalam mencintai dan menghargai dirinya sendiri adalah yang membuat Zen jatuh cinta padanya. Inilah yang membuat kisah cinta mereka menarik. Anime ini mengajarkan bahwa sebelum kita mencintai orang lain, pastikan kita sudah cukup untuk mencintai diri sendiri terlebih dulu.

Ashitaka dan San “Princess Mononoke”

Bagi penggemar “Princess Mononoke,” sudah jelas kalau perang antara San dan Lady Eboshi telah berkecamuk selama beberapa waktu. Tanpa Ashitaka dalam cerita, mungkin penggemar akan melihat lebih banyak pertumpahan darah yang terjadi selama perang tersebut.

Sebelum bertemu dengan Ashitaka, San adalah orang yang nggak peduli hidup dan mati. Demi memenangkan perang, ia rela kehilangan orang-orang terdekatnya.

Tapi berbeda dengan Ashitaka. Sejak mengenal Ashitaka, San berubah menjadi orang yang lebih manusiawi. Ia mampu mengubah kemarahannya menjadi kekuatan untuk menghancurkan musuh, sekaligus meminimalisir korban dan kerusakan akibat perang.

Selain itu San juga lebih memiliki rasa takut kehilangan, terutama takut kehilangan Ashitaka, perempuan yang berhasil mengubahnya menjadi lebih baik sekaligus orang yang sangat ia cintai.

Meruem dan Komugi “Hunter X Hunter”

Pasangan yang awalnya paling nggak mungkin bersatu, mereka adalah Meruem dan Komugi. Meruem adalah antagonis yang paling menakutkan di “Hunter X Hunter” sampai sekarang. Sebelum mengenal Komugi, Mereum tidak memiliki rasa empati dan membunuh secara sembarangan dan tanpa sebab.

Tanpa Komugi, Meruem tidak akan mengetahui emosi apapun yang membantunya paham soal rasa kemanusiaan dan kerapuhannya. Ia mulai mempertanyakan keyakinannya dan merenungkan keberadaannya, suatu sifat yang dimiliki oleh sebagian besar makhluk hidup kan? Hubungannya dengan Komuki akhirnya memberikan dampak yang sangat besar untuk kehidupan manusia. Karena berkat Komuki, Mereum jadi sering berpikir ulang saat akan menghabisi nyawa orang lain.

Kyoko dan Izumi “Horimiya”

Anime slice-of-life yang satu ini bakal memberikan gambaran kepada penggemar tentang hubungan sehat, tapi sama sekali nggak membosankan.

Kyoko adalah orang pertama yang benar-benar melihat potensi Izuki. Caranya pun sederhana, yakni dengan menolong Izuki keluar dari masa lalu gelap yang dimilikinya. Tapi tenang, walaupun Izuki punya masa lalu yang gelap, tapi anime ini nggak terlalu meromantisasi trauma kok.

Sebaliknya, “Horimiya” justru fokus pada luminositas dua karakter yang saling mendukung dan memilih untuk melangkah maju. Perkembangan hubungan yang lambat dan interaksi-interaksi kecil seperti tangan yang nggak sengaja bersentuhan, lalu ciuman pertama yang berjalan perlahan sambil malu-malu, adalah contoh kisah pasangan klasik dan sehat yang coba digambarkan oleh kedua sejoli ini.

Nanami dan Tomoe “Kamisama Kiss”

Nanami dan Tomoe memulai hubungan mereka dengan alasan yang nggak seimbang. Nanami mencium dirinya sendiri agar bisa menjadi nyonya Tomoe, dan secara nggak sengaja Tomoe si rubah ganas malah menjadi babysitter dari seorang gadis sekolah menengah.

Namun saat hubungan mereka tumbuh dan Nanami harus menyelamatkan Tomoe, ia terseret ke masa lalu dan masuk ke tubuh Yukiji. Setelah terjebak di tubuh Yukiji, Nanami berusaha keras untuk membuat Tomoe jatuh cinta lagi padanya. Anehnya saat Tomoe melihat Yukiji, ia langsung jatuh cinta dengan Yukiji.

Melihat fenomena tersebut, anime ini seolah menggambarkan kisah romantis bahwa sepasang kekasih akan selalu menemukan dirinya satu sama lain dalam setiap kehidupan.

Yuk, lanjut baca
Misteri Dibalik Lokasi Keberadaan Soul Stone Terkuak?
%d blogger menyukai ini: