Produser Fast and Furious Akan Menggarap Film Adaptasi Game Crossfire

crossfire

Kabar datang dari Sony Pictures. Sony sedang bekerja sama dengan developer game asal Korea Selatan Smilegate untuk mengadaptasi game bergenre first person shooter bernama Crossfire menjadi film layar lebar.

Film adalah bentuk seni terakhir. Artinya, film adalah gabungan dari karya-karya dasar lain yang ditampilkan secara mutakhir dan universal. Beberapa tahun terakhir film yang diadaptasi dari video game sedang gencar dikembangkan.

Crossfire yang pertama kali dirilis pada 2007 pada awalnya dirancang hanya untuk sistem operasi Windows. Karena antusiasme pemain semakin besar, perlahan Crossfire merambah ke platform lain. Di China, Smilegate mengklaim bahwa mereka memiliki 1 milliar pengguna terdaftar dan dalam sehari ada 6 juta player yang bermain.

Meski game ini tidak terlalu dikenal di Amerika dan Eropa, namun game ini punya penggemar dan populer di Korea Selatan, China dan sekitarnya. Termasuk di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, game Crossfire sempat dibawa oleh developer lokal bernama Lyto. Di tahun-tahun warnet masih berjaya, game Crossfire adalah salah satu game yang punya banyak pemain. Game-game lainnya adalah Point Blank dan Lost Saga.

Pada tahun 2018, Crossfire sempat ditutup. Lyto kembali menghadirkan Crossfire dengan konsep yang lebih segar bertajuk Crossfire Next Generation.

Dilansir dari Variety, produser yang ditunjuk oleh Sony untuk proyek ini adalah Neal H. Mortiz. Moritz terkenal memproduseri berbagai film-film aksi seperti Fast & Furious dan juga 21 Jump Street. Film terbaru yang ia produseri adalah Sonic The Hedgedog. Selain itu seorang novelis bernama Chuck Hogan juga ditunjuk sebagai penulis skenario film.

Jika kamu pesimis pada film Crossfire ini, itu hal yang wajar. Pasalnya film-film layar lebar yang di adaptasi dari video game kerap kali hancur lebur. Lihat saja bagaimana para penggemar Assasins Creed dibuat muntah-muntah setelah menonton film adaptasinya.

Latest Reviews

More Stories
Star Wars: Rian Johnson Menulis Ulang Naskah Episode VIII Bikinan J.J. Abrams
%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas