Review: Film Nobody (2021) Hadirkan Plot Ala The Equalizer & John Wick

nobody 2021

Kalau kamu sedang dalam mood untuk film action ganas seperti The Equalizer atau John Wick, film Nobody (2021) boleh jadi pilihan. Yah, sebenarnya bukan hanya adegan aksinya saja yang mirip, alur ceritanya pun boleh kita bilang sejenis.

Nobody adalah film keluaran tahun 2021 yang disutradarai oleh Ilya Naishuller. Sedangkan para pemeran film Nobody meliputi: Bob Odenkirk (Breaking Bad, Better Call Saul, Little Women, The Post), Connie Nielsen, Aleksei Serebryakov, RZA, Michael Ironside, Colin Salmon, dan Christopher Lloyd (Back To The Future). Pemeran lain di Nobody yang menarik perhatian adalah Humberly González yang sexy tapi sayangnya hanya muncul sebentar. ?

Mungkin kalau kamu melihat nama sutradara dan pemerannya, kamu bisa kurang yakin dengan kualitas film ini. Namun, jangan salah sangka dulu. Film ini berada di atas rata-rata. Paling tidak bisa memberi hiburan seru.

Cerita Film Nobody

Seperti sudah saya sebut di atas, film Nobody ini punya aksi dan jalan cerita yang mirip dengan The Equalizer dan John Wick. Saya jamin setelah beberapa menit menyaksikan, kamu pun pasti merasakannya.

Di film ini kita mengikuti kisah Hutch Mansell. Seorang pria yang pada awal film digambarkan sebagai pegawai biasa dengan rutinitas membosankan. Ia bahkan dianggap remeh oleh anak dan tetangganya ketika tidak melawan saat rumah mereka dirampok. Hutch kemudian mengambil langkah ekstrim mencari si perampok (yang salah satunya adalah Humberly González) dan menyelesaikan masalah itu.

Di titik ini kita sudah bisa membaca kalau Hutch bukanlah orang sembarangan. Namun level permainan meningkat ketika dalam perjalanan pulang Hutch bertemu dengan sekelompok orang Rusia di bis yang ia naiki (sudah terbayang kan?). Singkat cerita, Hutch pun bersengketa dengan geng Rusia, yang dipimpin oleh Yulian Kuznetsov yang brutal.

Jadi bisa kamu lihat, film ini punya pola yang mirip dengan kedua film yang saya sebut di atas. Orang yang terlihat biasa kemudian terlibat perang dengan mafia besar. Tokoh yang biasa saja ini pun sama-sama punya masa lalu sebagai seseorang yang ahli di bidangnya (yah, bertempur).

Pendekatan Tokoh Utama Berbeda

Tapi ada detil berbeda yang cukup menarik di film ini. Terutama pada karakteristik si tokoh utama, Hutch Mansell.

Kalau di The Equalizer, tokoh Robert MacCall kembali beraksi karena ingin membantu mereka yang kesusahan. Sementara John Wick, yah, kembali terjun ke dunia gelap karena balas dendam dan kembali terjebak di lingkaran dunia bawah tanah.

Sedangkan di film Nobody, Hutch memutuskan pensiun dari profesi lamanya karena ingin hidup normal. Tapi ternyata bawah sadarnya melawan hal itu. Itu sebabnya ia tertekan dalam kehidupan normal dan meledak paska kejadian perampokan.

Ketika Hutch membakar penyimpanan Yulian lalu mengajukan perdamaian, ia justru berharap perdamaian itu tidak terjadi. Penggambarannya cukup unik.

Bahkan ayahnya (Christopher Lloyd), yang hidup di rumah jompo pun begitu. Dengan sedikit twist yang menarik, kita melihat sang ayah yang tadinya terkantuk-kantuk di depan TV menjadi jagoan yang tidak kalah brutal (walau nggak berlebihan).

Lalu sisi penokohan yang tidak kalah menarik lain adalah Hutch Mansell digambarkan nggak jago-jago amat. Yah, tidak sepresisi Robert MacCall atau dengan Gun-fu ala John Wick. Ia tetap terlihat sebagai orang yang sudah melewati masa jayanya. Ia kena pukul, kena tusuk, dan juga kelihatan capek. Yah, jadi terasa lebih natural sih.

Ritme Lebih Mirip Drama

Walau beberapa adegan bisa membuat kita langsung teringat John Wick, namun dari sisi ritme plot, film ini lebih mirip The Equalizer.

Plot tiga babak film Nobody memang menyerupai kedua film itu. Tapi babak pertama yang memperkenalkan tokoh dan permasalahan berjalan cukup lambat. Babak kedua dan ketiga pun tensinya tidak serapat John Wick.

Di sisi lain, proses editingnya cukup menarik. Ada beberapa adegan yang mendapat efek slo-mo dengan latar lagu yang kontras dengan adegan yang tampil. Heh, adegan slow motion-nya nggak selebay Justice League Snyder’s Cut sih. Masih dalam tahap wajar.

Sedangkan adegan aksinya, boleh dibilang cukup seru dan brutal meskipun tidak menyajikan koreografi yang wow. Pertarungan finalnya pun tidak lebay dan berpanjang-panjang (halo Zack Snyder!). Boleh dibilang sangat realistis.

Bagi saya, laga seperti film Nobody ini bisa jadi selingan menarik ketika kita tidak terlalu banyak disuguhi adegan ala superhero yang bertubi-tubi di tahun 2021 ini (kecuali serial MCU).

Layak Tonton

Dari ulasan di atas, bisa kamu lihat kalau film Nobody punya sisi drama yang cukup kental sebagai sebuah film laga. Saya sendiri sebenarnya berharap kalau adegan laganya lebih heroik. Toh, begitu film selesai, saya masih terhibur.

Mungkin film Nobody ini lebih cocok bagi penonton dewasa. Dalam arti mereka yang betah mengikuti drama di sela laga. Kalau kamu berharap sebuah film yang murni aksi, mungkin kamu bisa kecewa.

Anyway, di tahun 2021 yang masih cukup sepi tontonan rancak ini, film Nobody masih bisa unjuk gigi. Kalau saya sih suka. Semoga kamu juga.

nobody 2021
Nobody (2021)
Karakter Jadi Kekuatan Film Nobody
Memberikan laga dan cerita ala The Equlizer dan John Wick, film Nobody bisa menyajikan pendekatan tersendiri yang tidak kalah menarik.
7.5
Oke!
More Stories
Shinki, Anak Gaara yang muncul dalam Naruto: Boruto
%d bloggers like this: