Serial Netflix Messiah Menuai Gelombang Protes

serial messiah netflix kontroversial

Netflix menghadapi gelombang protes beberapa orang yang meminta serial kontroversial Messiah dihentikan. Namun sampai hari ini Netlflix belum mengeluarkan statemen terkait petisi dan kemarahan beberapa orang yang merasa terhina akan konten yang diangkat dalam serial tersebut.

Messiah adalah serial film yang menceritakan tentang kemunculan sosok yang dianggap menyerupai Al Masih. Sosok ini diperankan oleh aktor asal Belgia, Mehdi Dehbi. Pria yang memiliki tampilan dan mengaku sebagai Al Masih ini memandu dan merencanakan untuk memimpin 3000 orang Syiria dan Palestina melewati perbatasan Israel.

Kemunculan Al Masih misterius yang muncul di beberapa tempat, seperti di Syria, Israel dan juga di Texas. Ia kemudian mengklaim dirinya sebagai Messiah yang sedang dalam misi melaksanakan tugas Tuhan.

“Apakah dunia kalian ini baik? Ataukah buruk?” Pertanyaan tersebut seperti menghentak kepada setiap orang yang mendengarnya. Sosok ini digambarkan memiliki wajah yang meyakinkan serta tutur kata yang persuasif. Ditambah sosok misterius ini dapat mengeluarkan mukjizat yang pada akhirnya mendapat banyak pengikut. Contoh-contoh mukjizat terlihat saat ia menghilang saat di introgasi dan tiba-tiba dapat menyelamatkan puteri seorang presiden.

Central Intelegent Agency alias CIA yang merasa penasaran dengan pria ini pun mencoba untuk menyelidiki motif apa yang sedang dijalankan oleh sang Messiah. Keingintahuan itu lah yang dirasakan oleh setiap orang saat menonton film ini. Memang Messiah sukses memberikan rasa penasran pada setiap orang.

Akhir cerita yang dibuat mengambang memaksa netizen berspekulasi bahwa sosok tersebut adalah Dajjal. Bahkan setelah rilis, sebuah petisi yang muncul di situs Change.org  menyerukan untuk memboikot film Messiah karena dianggap sebagai kejahatan, peninstaan dan propaganda anti-Islam.

Dikutip dari Daily Mail, Michael Petroni, kreator sekaligus excecutive produser Messiah, mengakui bahwa ide cerita Messiah memang provokatif namun ia menambahkan ia tidak ingin menyinggung siapa pun.

Selain itu Petroni menegaskan ia sebenarnya film garapannya tidak ingin dihina, namun film yang ia berharap filmnya dapat menimbulkan perbedatan yang seru dan diskursus yang mendalam.

BACA JUGA  12 Film dan Serial Terbaru Netflix yang Tayang Oktober 2022

Gelombang protes terhadap film ini bukan lah yang terjadi kali pertama di dunia. Bahkan sebelum itu sutradara Martin Scorsese pernah merasakan hal serupa saat ia menanyangkan film fenomelanya berjudul The Last Temptation of Christ.

Nah bagaimana menurut kalian? Apa kalian sudah menonton Messiah dan mencernanya dalam-dalam?

%d blogger menyukai ini: