Hajime Isayama Akui Ending Attack On Titan Mengecewakan Fans

Beberapa waktu ke belakang, Hajime Isayama banyak dikritik penggemar karena menyajikan akhir cerita alias ending manga Attack On Titan yang sederhana dan mengecewakan. Apalagi akhir petualangan Eren Yaeger masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab dalam ceritanya.

Manga Attack On Titan resmi mengakhiri ceritanya di chapter 139 setelah 12 tahun berjalan. Setelah banyak dipuji oleh para penggemar maupun non penggemar, Hajime Isayama mengecewakan banyak orang dengan menciptakan ending Attack On Titan yang buruk. Nggak sedikit orang yang mengecewa bahkan mengecam Hajime Isayama.

Setelah lama bungkam, Isayama akhirnya membuka suara terkait ending manga ciptaannya tersebut. Menurut sumber, Isayama mengungkapkan klarifikasinya lewat sebuah wawancara eksklusif dengan Kodansha, penerbit manga Attack On Titan.

Lewat wawancara tersebut Isayama mengatakan bahwa ia paham mengapa banyak penggemar yang kecewa dan ia mengakui hal tersebut. Apalagi menurutnya ending tersebut begitu kejam dan kelam sehingga banyak cerita dari karakter yang tersisa nggak terselesaikan sama sekali.

Selain itu, Isayama juga mengungkapkan kesulitannya saat membuat adegan ending tersebut. Isayama dengan jujur mengatakan bahwa ia sangat kesulitan mengekspresikan apa yang ia pikirkan untuk mengakhiri cerita. Alasan utamanya adalah adegan akhir tersebut sangat sulit untuk digambar.

Untuk itu, Isayama meminta maaf pada semua penggemarnya yang telah kecewa meskipun ia telah berusaha semaksimal mungkin agar bisa memuaskan banyak orang yang telah mengikuti perjalanan Eren selama 12 tahun terakhir.

Seperti kita tahu, ending Attack On Titan banyak mengecewakan banyak orang karena sejumlah pertanyaan dan cerita yang nggak terselesaikan. Beberapa di antaranya adalah nasib pembangunan karakter Eren, cerita soal Historia Reiss yang hamil, Titan Eren yang misterius, Konsep masa depan, cerita Ymir cerita masih banyak hal lainnya.

Akibat dari hal tersebut, banyak sekali penggemar yang mengecam. Bahkan ada sejumlah penggemar yang membuat petisi di situs Change.org agar Hajime mengubah ending manga ciptaanya sendiri. Meski dirasa berlebihan, hal ini tentu saja sangat diwajarkan adanya.

Nah, gimana menurut kalian Popins? Apakah klarifikasi dan pengakuan Hajime Isayama ini cukup menjelaskan buruknya ending Attack On Titan?

BACA JUGA  Sketsa Baru ‘EDENS ZERO’ dari Hiro Mashima
%d blogger menyukai ini: