“House of the Dragon” Episode 3: Pertempuran Pertama & Naga Ke-3

Yo… Serial “House of the Dragon” episode 3 sudah tayang dan menghadirkan beberapa hal seru. Kita melihat pertempuran (cukup) besar pertama di serial ini dan naga ke-3 muncul!

Setelah dua episode awal berjalan relatif lambat, episode kali ini menghadirkan cerita yang lebih dinamis. Apalagi waktunya sudah melompat ketika anak laki-laki Viserys dari Alicent Hightower, Aegon II, sudah lahir.

Episode ini boleh saya bilang terbagi menjadi dua tema. Yang pertama adalah Raja Viserys dan kaum ningrat pergi berburu, lalu yang kedua adalah pertempuran di Stepstones.

Perburuan Rusa Putih

Tim produksi “House of the Dragon” nampaknya masih ingin membawa penonton pada nostalgia “Game of Thrones.” Jika dulu Raja Robert Baratheon pergi berburu, kini Raja Viserys-lah yang berburu.

Di sini yang diburu bukanlah babi hutan. Tapi yang diincar adalah rusa jantan putih. Legendanya, sebelum wangsa Targaryen dan naga-naga datang ke Westeros, rusa jantan putih adalah simbol raja.

Jadi, perburuan ini boleh dibilang sedikit memberi simbolisasi pada kisah tahta Westeros. Raja Viserys tidak bertemu dengan rusa jantan putih itu. Tapi Rhaenyra-lah yang bertemu dengannya.

Di sisi lain, kita juga tahu, kalau nantinya — di “Game of Thrones” — House of Baratheon yang bersimbol rusa jantan sudah menggantikan House of Targaryen berkuasa.

Di samping itu, urusan politik pewaris tahta pun masih berlanjut. Mulai ada bisik-bisik soal Aegon II sebagai penerus tahta, dan Rhaenyra pun kurang bergaung. Raja Viserys yang ingin menikahkan Rhaenyra pun berada di tengah-tengah permasalahan ini.

Pertempuran di Stepstones

Serial “Game of Thrones” dulu beberapa kali menghadirkan adegan pertempuran. Ada yang cukup menarik dan ada yang kurang menarik (di seri akhir terlalu gelap). Jadi cukup menarik melihat pertempuran di serial ini.

Di “House of the Dragon” episode 3 ini, Ser Corlys Velaryon dan Daemon Targaryen berperang melawan Craghas Drahar, si Crabfeeder (karena suka menjadikan tawanan perang makanan kepiting).

Seperti kita tahu dari episode sebelumnya, Ser Corlys Velaryon merasa kuatir dengan Crabfeeder yang berusaha mengambil alih Stepstones untuk membangun basis. Di akhir episode 2, Ser Corlys juga menjalin kerja sama dengan Daemon Targaryen.

Raja Viserys tadinya tidak berniat mengirim bantuan ke pasukan sakit hati itu (Ser Corlys dan Daemon). Namun ketika ada permintaan bantuan (tanpa sepengetahuan Daemon), ia memberikannya.

Pertempuran di Stepstones ini bolehlah kita bilang cukup besar, karena memang terlihat melibatkan pasukan yang tidak sedikit. Lalu, pertempuran ini juga menghadirkan taktik yang berani dari pihak Ser Corlys dan Daemon (karena Daemon juga terlalu angkuh menerima bantuan pasukan King’s Landing).

Tapi buat yang menunggu kemunculan naga di serial ini, ada kejutan menarik. Seasmoke, yang ditunggangi oleh Laenor Velaryon, muncul di pertempuran. Sementara Caraxes, sesuai strategi yang ada, harus beristirahat dulu (tapi ia juga sempat bertempur kok).

Sampai episode ke-3 ini, kita bisa melihat beberapa perbedaan postur naga-naga yang muncul. Menariknya, penggambarannya cukup mirip seperti di buku. Syrax dan Seasmoke terlihat lebih berisi dengan leher lebih pendek daripada Caraxes yang lebih langsing dan berleher panjang.

Melihat pertempuran ini, kita boleh berharap bahwa nantinya berbagai pertempuran lain akan lebih besar. Apalagi jika sudah melibatkan lebih banyak naga. Semoga saja tidak seperti perang di beberapa episode akhir “Game of Thrones” yang nggak jelas.

Yuk, lanjut baca
Serial Anime “Mobile Suit Gundam: The Witch From Mercury” Tayang Tahun 2022
%d blogger menyukai ini: