Terungkap, Ini Masalah Ray Fisher dan Gal Gadot Dengan Joss Whedon

Pasca perilisan Justice League Snyder Cut, para penggemar kembali menilik banyak fakta yang tersisihkan dari film Justice League garapan Joss Whedon. Salah satunya adalah konflik antara pemeran Wonder Woman, Gal Gadot dan aktor Ray Fisher melawan Joss Whedon dan Geoff Johns.

Pada Bulan Desember 2020, Gal Gadot dan aktor-aktor lain mengungkapkan kalau mereka mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari Joss Whedon. Peristiwa tersebut terjadi saat proses syuting ulang Justice League pada tahun 2017, setelah Snyder digantikan oleh Whedon. Kala itu Whedon ingin menambahkan beberapa elemen komedi pada film tersebut.

Meski sudah mencurahkan pengakuannya, Gal Gadot maupun aktor lain nggak menjelaskan detil apapun. Setelah waktu berlalu, kini Gal Gadot dan Ray Fisher angkat bicara dan mengutarakan detil perilaku Joss Whedon pada keduanya. Apa sebenarnya masalah Gal Gadot dan Ray Fisher?

Gal Gadot vs Joss Whedon

Pertama kita akan membahas masalah antara Gal Gadot dan Joss Whedon. Hal yang menjadi akar permasalahan keduanya adalah perbedaan pandangan mengenai tokoh Wonder Woman. Gal Gadot menyebut kalau ia nggak nyaman dengan naskah Whedon yang menampilkan sifat Wonder Woman yang agresif dari film terhadulunya. Sang aktris ingin tokohnya mengalir dari film ke film tanpa berubah secara signifikan.

Mendengar hal tersebut Joss Whedon marah dan nggak menerima. Whedon bahkan meremehkan kemampuan sutradara Petty Jenkins yang menggarap film Wonder Woman dihadapan sang aktris. Nggak sampai disitu, Gal Gadot juga dipaksa untuk menyebutkan sebuah dialog yang nggak disukainya. Karena protes, Whedon akhirnya mengancam karir akting Gal Gadot jika ia nggak mau mengikuti perintahnya.

Mendengar ancaman tersebut, Gal Gadot nggak tinggal diam dan ia melaporkan kasus perlikau buruk Whedon pada petinggi Warner Bros. Kabarnya Gal Gadot ditemani oleh sutradara Petty Jenkins. Menurut Gal Gadot, perseteruan dirinya dengan Whedon tengah diurus oleh pihak Warner Bros selaku penengah.

Ray Fisher vs Geoff Johns

Berbeda dengan Gal Gadot, Ray Fisher memang telah memiliki hubungan yang tegang dengan Whedon sejak awal. Sama seperti Gadot, Fisher khawatir pada perubahan karakter Cyborg. Namun Ray Fisher lebih mempermasalahkan konfliknya dengan Geoff Johns selaku eksekutif dan para eksekutif Warner Bros lain soal latar belakang traumatis dari Cyborg

Saat proses syuting ulang, Geoff Johns mengancam Ray Fisher dan merendahkannya untuk memainkan tokoh Cyborg yang lebih ceria mirip tokoh Frankenstein atau Quasimodo yang baik hati. Fisher merasa tersinggung atas perkataan Johns yang memintanya untuk memainkan karakter periang yang nggak sejalan dengan Cyborg yang sebenarnya. Apalagi para eksekutif mengejek Cyborg sebagai superhero kulit hitam pertama di DCEU dengan sebutan “pria kulit hitam yang marah” mengingat Cyborg hanya tersenyum dua kali.

Selain dua hal di atas, konflik paling terkenal adalah dialog “booyah” yang diucapkan Cyborg pada Justice League garapan Joss Whedon. Dialog tersebut dipaksakan masuk oleh Johns, bahkan ia sempat meminta pada Snyder secara personal. Fisher yang awalnya menolak terpaksa mengalah meski ia merasa aneh karena mengatakan dialog “booyah” yang terkesan norak. Beruntungnya di Snyder Cut, dialog tersebut nggak disertakan sama sekali.

Nah itu dia konflik antara Gal Gadot dan Ray Fisher dengan Whedon dan Geoff Johns. Gimana menurut kalian? Pantas saja ya film Justice League yang pertama dapet rating yang jelek dan jauh dari ekspektasi para fanboy DC.

More Stories
Pentas Musikal Tema MCU Digelar Marvel Studios Sebagai Pembuka 2021
%d bloggers like this: