Netflix Akan Memulai Produksi Untuk Live Action Adaptasi dari My Hero Academia

Live action My Hero Academia

Kali ini, platform streaming Netflix mengumumkan hubungan partnership dengan Legendary Entertainment untuk memproduksi film live action My Hero Academia. Legendary sudah menjadi partner Netflix untuk adaptasi live action anime sebelumnya, One Piece.

Salah satu strategi bisnis favorit Netflix adalah memproduksi serial atau film live action dari medium lain, khususnya anime. Contoh terbarunya adalah adaptasi serial live action dari anime Cowboy Bebop yang sudah rilis dan gagal.

Veteran adaptasi live action anime dan manga, Shinsuke Sato (Alice in Borderland, live action Bleach, KingdomDeath Note Lith up the New World, Gantz, I am a Hero) akan menjadi sutradara sekaligus produser eksekutif. Sedangkan penulis Joby Harold (serial Obi Wan Kenobi, Army of the Dead, Transformers: Rise of the Beasts, Godzilla dan the Titans) akan memegang posisi sebagai penulis naskah.

Manga dan anime My Hero Academia berkisah tentang Midoriya Izuku. Deku, panggilan Izuku, sangat memimpikan untuk bisa masuk ke SMA UA dan menjadi superhero meski tidak memiliki kekuatan super bernama quirk yang hampir dimiliki semua orang.

Untuk seorang fanboy superhero seperti Izuku, prospek untuk masuk UA tanpa kekuatan quirk hampir membuatnya menyerah. Tetapi, pertemuannya dengan All Might, pahlawan superhero yang paling dia kagumi, Izuku berhasil memulai perjalanannya untuk menjadi pahlawan terhebat.

Bakugo dan Izuku dari My Hero Academia

Manga yang ditulis dan diilustrasikan oleh Kohei Horikoshi di Weekly Shonen Jump ini menjelma menjadi fenomena global dalam sekejap sejak terbit tahun 2016.

Manga dan anime My Hero Academia sangatlah populer. Manganya terjual sebanyak 65 juta kopi sampai sekarang, dan volume ke-36 manganya baru dirilis 4 Oktober lalu oleh Viz. Sedangkan serial animenya yang tayang pertama kali tahun 2016 dan diproduksi oleh Bones Inc. & TOHO Animation kini sudah memasuki season ke-6.

Belum ada pengumuman tentang casting, atau pemeran yang dipastikan ikut. Netflix juga belum mengumumkan jadwal rilis untuk proyek ini. Tetapi Toho, sebagai distributor animenya, sudah menyepakati soal distribusi film live action ini nantinya di bioskop Jepang.

BACA JUGA  Total, Ternyata Konsep Drakor Squid Game Netflix Dibuat 10 Tahun Lebih!

Indiewire menjelaskan kalau distribusi ini akan berjalan empat tahun setelah Legendary memutuskan proyek film ini akan dimulai.

Seperti adaptasi live action sebelumnya seperti Death Note, Cowboy Bebop, dan One Piece yang akan tayang dalam waktu dekat, Netflix memiliki berbagai alasan memilih My Hero Academia.

Faktor terbesar adalah fanbase My Hero Academia yang luas secara internasional, yang tak hanya populer di Jepang. Hal itu membuat Netflix berniat menarik penonton yang sebelumnya lebih tertarik ke platform streaming khusus anime seperti Chrunchyroll yang menawarkan harga subscription lebih murah di berbagai negara.

Terlepas dari hasilnya nanti atau apakah film adaptasi live action My Hero Academia ini pantas ditonton atau tidak, fanbase My Hero Academia akan tertarik dengan adaptasi ini setelah rilis nantinya.

Meski demikian, Netflix tidak memiliki track record yang bagus untuk deretan adaptasi live action anime dan manga yang sudah dirilis. Cowboy Bebop dianggap menyalahi cerita dan makna anime aslinya sehingga dikritik habis-habisan oleh kritikus dan fans serial aslinya meski menghadirkan cast yang top dan premis yang bagus.

Jangan lupakan juga masalah format. Film tidak menyediakan banyak ruang bebas untuk perkembangan cerita ketimbang serial episodik yang biasa dirilis Netflix. Bisa jadi nanti film My Hero Academia harus mempercepat plotnya secara rushed untuk bisa menyesuaikan narasi ceritanya.

%d blogger menyukai ini: