Webtoon “Reality Quest”: Dari Joki Game Lemah ke Jagoan Geng

ha dowan reality quest webtoon

Kalau kamu suka dengan komik “How to Fight” atau “Questism,” bisa jadi kamu juga suka dengan “Reality Quest” yang juga rilis di Webtoons. Cerita dan nuansanya memang cukup mirip. Tapi komik ini punya sisi unik tersendiri.

“Reality Quest” bercerita tentang Ha Dowan, anak sekolah yang di-bully sebagai joki game, yang meninggal dan mendapat kesempatan kedua. Di kehidupan keduanya ini, ia mendapat kondisi seperti di dalam game, yaitu dengan quest dan skill.

Melihat sinopsis cerita di atas, mungkin lebih tepat jika “Reality Quest” kita sebut mirip “Questism.” Ya karena sama-sama punya jendela status, quest, dan skill.

Gambar: Webtoons

Apalagi “Reality Quest” dan “Questism” juga sama-sama terbit di Webtoons dan di tahun yang sama (2021). Walau versi dalam Bahasa Indonesia “Reality Quest” punya chapter lebih sedikit, tapi di versi Korea keduanya punya jumlah yang sama.

Berupa Simulasi Game

Walaupun di-bully sebagai joki game, sebenarnya Dowan memang jago main game. Quest yang ia dapatkan di kehidupan nyatanya pun akan memberikan skill yang pernah ia capai dengan karakter di game yang ia mainkan.

Hal ini terjadi karena Dowan pernah membantu sesosok karakter misterius. Sosok ini nampaknya berhubungan erat dengan sistem yang memberikan quest dan skill. Walau sampai artikel ini ditulis masih belum jelas siapa dan apa motifnya.

Lalu, quest yang muncul juga memperlakukan ‘musuh-musuh’ Dowan — alias para begundal sekolah — sebagai monster ala cerita dungeon dan ranker. Termasuk juga beberapa jagoan sekolah yang menjadi ‘bos monster.’

Lumayan Seru

Mirip seperti “Questism,” Dowan juga berurusan dengan geng sekolah. Intrik dan usaha saling mengalahkan pun terjadi satu dengan lainnya. Dari sisi ini, cerita “Reality Quest” cukup menarik.

Begitu pun dengan quest dan skill. Kadang quest yang harus dilakukan Dowan pun tidak terduga, sehingga ia harus mencari solusi yang pas untuk menyelesaikannya.

Kelihatannya karena cerita di sini lebih menekankan simulasi game, maka ada skill yang memang berhubungan dengan fitur game. Misalnya skill bertarung otomatis yang sering kita temukan di game MMORPG atau idle game.

Tapi untuk masalah kelucuan, saya lebih suka dengan “Questism” yang sering memunculkan humor tidak terduga. Sementara “Reality Quest” agak sedikit lebih ‘lurus’ humornya.

Toh kalau buat melengkapi bahan bacaan di Webtoons, manhwa “Reality Quest” ini tetap layak diikuti.


reality quest webtoons
Judul
Reality Quest
Deskripsi
Manhwa
Genre
Aksi, Fantasi, Anak Sekolah
Ditulis oleh
Joowoon Lee
Digambar oleh
Taesung
Baca di
Yuk, lanjut baca
4 Alasan Kamu Wajib Nonton Anime “Spy x Family” – No. 2 Fix No Debat!
%d blogger menyukai ini: