Alasan Kenapa Serial Arcane Lebih Bagus Dari Dota: Dragons Blood

Setelah perilisannya pada tanggal 6 November 2021 kemarin, para penonton begitu terkesima melihat serial animasi berjudul Arcane. Serial besutan Netflix hasil adaptasi gim League of Legends ini memang sedang jadi perbincangan hangat di media sosial. Serial Arcane sendiri selalu dibandingkan dengan pesaingnya, Dota: Dragons Blood.

Persaingan dan perbandingan antara serial Arcane dan Dota: Dragons Blood tentu wajar saja terjadi. Pasalnya, kedua serial ini merupakan bentuk manifestasi dari lore masing-masing game MOBA kenamaan. Singkatnya, di dunia gim MOBA, persaingan sampai fandom war dari League of Legends dan Dota 2 selalu terjadi.

Setelah menonton Arcane, Popculture.id akhirnya mengambil sikap untuk memberikan beberapa alasan kenapa serial Arcane jauh lebih baik dari serial adaptasi lore Dota. Daripada berlama-lama lagi, Yuk langsung aja simak!

Nggak Perlu Jadi Player League of Legends

Seperti sudah kita bahas sebelumnya, Arcane sendiri adalah serial animasi besutan Netflix yang merupakan hasil adaptasi dari gim League of Legends. Tentu saja, menonton serial ini dengan sedikit pengetahuan League of Legends atau pernah bermain gim MOBA tersebut akan memberikan pengalaman yang lebih maksimal.

Kendati begitu, menonton serial ini sejatinya nggak memerlukan pengetahuan League of Legends sama sekali. Kamu bisa menikmati cerita dari Arcane meski kamu nggak pernah memainkan gim MOBA besutan Riot Games tersebut. Alasannya, serial ini punya cerita mendetil dimana semuanya terjelaskan dari awal. Berbeda dengan Dragons Blood yang tiba-tiba bercerita soal konflik tanpa menjelaskan latar belakang hero yang muncul dalam serialnya. Penonton awam cukup bingung saat menonton serial animasi Dota 2.

Gaya Animasi

Salah satu hal yang dengan mudah Arcane menangkan adalah gaya animasinya. Jika kita bandingkan dengan Dragons Blood, tentu saja hal ini sangat jauh rasanya. Pasalnya serial Arcane punya gaya unik animasi. Gaya animasinya mempertahankan origin dari League of Legends namun tetap terlihat otentik, segar dan terlihat seperti sebuah seni yang klasik. Teknik animasinya begitu baik dan efek animasinya memang benar-benar memanjakan mata. Adegan pertarungan dalam serial ini juga terbungkus dengan rapi sehingga membuat animasinya begitu maksimal dan sangat berkesan.

Soundtrack

Alasan selanjutnya adalah masalah soundtrack serial. Arcane sangat memikirkan pemilihan soundtrack untuk serialnya ini. Nggak tanggung karena ingin memanjakan penggemar dan penonton awam, serial ini menghadirkan beragam lagu yang bisa bikin kamu kepincut.

Sebut saja opening serial berjudul “Enemy” yang dinyanyikan oleh Imagine Dragon. Selain itu, soundtrack untuk beragam episode juga nggak kalah brilian. Beberapa penyanyi dan band yang turut bergabung dalam proyek ini antara lain Curtin Hardin & Jazmine Sullivan, Djerv, Bones UK, Woodkid dan juga Bea Miller serta masih banyak yang lainnya.

Cerita yang Seru dan Fokus

Dragons Blood adalah serial Dota 2 yang ceritanya kurang menarik. Alasannya sederhana, serial tersebut nggak terlalu fokus menceritakan Davion. Bahkan terkesan ceritanya melompat-lompat yang membuatnya nggak fokus dan nggak selesai. Hasilnya, nggak ada klimaks atau kesan tersendiri.

Nggak ingin mengulangi hal serupa, meski sama-sama diangkat dari lore game, Arcane sukses menghadirkan plot cerita yang punya fokus bahkan bisa mengaduk emosi penonton. Ceritanya hanya berfokus pada sosok Jinx dan Vie di dunia yang mereka tinggali. Arcane hanya mengajak penonton untuk mengeksplorasi hubungan kakak beradik ini dalam menghadapi beragam konflik yang ada.

Pembangunan Dunia yang Detil

Hal yang paling diuntungkan dengan gaya animasi yang brilian adalah pembangunan dunianya yang sangat mendetil dan indah. Yup, cerita dari serial Arcane serta pembangunan dunianya terasa sangat mendetil dan didukung oleh gaya animasinya. Ya kesannya, dunia ini begitu nyata dan nggak terasa terlalu kartun. Berbeda dengan pembangunan dunia Dragons Blood yang nggak terlalu jelas dan terasa nanggung, sejak awal kita sudah disuguhkan dengan pembangunan latar belakang dunia secara mendetil. Ini tentu menguntungkan penonton awam saat menonton serial Arcane.

Karakternya Lebih Berkesan

Keuntungan dari plot cerita yang punya fokus adalah karakter yang jauh lebih berkesan bagi penonton. Nggak bisa kita pungkiri, Jinx dan Vie jauh lebih berkesan dari pada Davion atau Mirana yang muncul dalam Dragons Blood. Ada banyak alasan untuk memenangkan dua tokoh kakak beradik ini.

Selain itu, serial Arcane nggak main-main soal karakter ini. Mereka ingin hal yang terbaik sehingga memboyong aktor-aktris kenamaan untuk memerankan beragam tokoh yang muncul. Contohnya saja, tokoh Vi diperankan oleh sosok Hailee Stenfeld yang memang terkenal sering memerankan tokoh-tokoh fiksi animasi maupun live-action. Kalian pasti masih ingat Hailee memerankan tokoh Gwen Stacy dari film Spider-Man: Into Spider Verse dan sosok Kate Bishop dalam serial Hawkeye yang sedang berjalan hari ini.

Nah itu dia beberapa alasan kenapa serial animasi Arcane jauh lebih baik dari Dota Dragons Blood sebagai saingannya. Gimana menurut kalian Popins? Apakah kalian setuju dengan opini ini? Apakah sebagai fans Dota 2 kalian mengakui kekalahan di bidang animasi? Akui aja lah. Wkwk~

%d blogger menyukai ini: